Tips Memilih Investasi Online Terpercaya sebagai Investasi Kekinian dan Millenial

Bagi Anda yang ingin melakukan investasi kekinian dan millenial, tentu penentuan keputusan memilih sebuah investasi berbasis online membutuhkan beberapa pertimbangan. Seperti dari segi finansial dan kebutuhan Anda sebagai investor.

Namun, maraknya warga yang berbondong-bondong melirik investasi berbasis online ini mulai memunculkan aksi yang meresahkan. Yaitu munculnya investasi bodong. Agar tidak terjebak dalam investasi tipu-tipu, tentu ada hal-hal yang menjadi patokan dalam memilih investasi. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih investasi kekinian ini.

Penyedia Investasi Legal

Yang pertama harus Anda lakukan adalah memastikan bahwa penyedia layanan investasi online tersebut sudah terdaftar OJK atau otoritas jasa keuangan. Anda bisa melihat iklan, postingan di media sosial, serta website yang dimilikinya. Apakah mencantumkan logo OJK atau tidak.

Sudah ada merupakan pertanda yang baik, tetapi Anda tetap harus melakukan verifikasi lebih dalam. Bisa dengan mengunjungi situs OJK dan melihat daftar lembaga atau perusahaan di bawah naungannya.

Legalisasi bagi sebuah perusahaan penyedia investasi terpercaya sangatlah penting. Bagi perusahaan yang terdaftar OJK akan menaati regulasi dan hukum yang telah diatur oleh pemerintah.

Mengunjungi Situs Resminya

Langkah selanjutnya adalah dengan mengunjungi situs resminya. Biasanya, beragam bentuk investasi memiliki situs resmi dan di dalamnya berisi banyak informasi akan produk investasi yang ditawarkan. Selain itu, perhatikan pula kontak, alamat, media sosial, nomor telepon, dan email yang tertera. Apakah bisa dilacak atau tidak.

Pahami Produk Investasi

Setiap perusahaan investasi millenial memiliki produk investasi masing-masing. Pahamilah produk yang disediakan. Perhatikan juga skema investasi yang disediakan perusahaan. Yang harus dipahami adalah syarat yang harus dipenuhi, besaran investasi, ke mana uang investasi Anda akan dialokasi, lalu bagaimana dengan return yang Anda terima. Masing-masing poin di atas haruslah jelas, detail, dan mampu menjawab keraguan calon investor.

Menyelidiki Alamat Kantor

Selain itu, Anda juga bisa menyelidiki alamat kantor perusahaan investasi tersebut. Hal ini guna memastikan bahwa kantornya bukan fiktif dan asli ada kantornya. Ini juga bisa menjadi satu langkah yang baik untuk memastikan bahwa investasi tersebut benar-benar bisa dipercaya dan bukanlah bodong. Apalagi OJK mewajibkan bahwa perusahaan yang terdaftar di dalamnya harus memiliki alamat dan lokasi kantor yang mampu diakses aplikasi seperti Maps.

Selidiki Sosial Media yang Dimiliki

Selanjutnya, Anda juga bisa menyelidiki sosial media yang dimiliki oleh investasi online itu. Biasanya mereka akan menjaga eksistensinya di dunia maya dengan selalu memposting informasi terbaru terkait apa saja yang menjadi layanan mereka. Anda juga bisa melihat apakah tampilan media sosial yang dimilikinya terkonsep atau tidak. Tentunya, perusahaan profesional dan terpercaya memiliki tampilan yang terkonsep.

Mencari Informasi

Anda juga harus mencari tahu informasi apa pun tentang perusahaan penyedia investasi tersebut. Investasi berbasis online adalah inovasi terbaru dari teknologi dan investasi yang cukup menarik atensi media massa. Carilah informasi sebanyak-banyaknya, apakah ada catatan buruk tentang perusahaan tersebut.

Namun, Anda pun harus berhati-hati dengan portal berita masa kini. Karena tak jarang memunculkan berita hoax. Oleh karena itu, Anda harus benar-benar teliti dalam memilih informasi terkait investasi millenial ini.

Mempelajari Struktur Organisasi Perusahaan

Biasanya, untuk lebih meyakinkan calonnya, perusahaan akan menampilkan struktur organisasi perusahaan. Anda bisa mencari tahu dari situs, media sosial, atau langsung mengunjungi kantornya. Jika memungkinkan, Anda bisa menyelidiki bagaimana latar belakang dari pekerja-pekerjanya. Bisa juga mencari tahu usia perusahaan, dan lain sebagainya.

Bagaimana Akses Data yang Diminta

Yang terakhir adalah mencari tahu bagaimana akses data apa saja yang diminta oleh perusahaan investasi terpercaya. Sebuah fintech tidak diperkenankan untuk mengakses akun atau password pribadi investornya. Mereka pun hanya akan meminta akses ke kontak, penyimpanan, dan beberapa hal pribadi lainnya. Selain itu, fintech pun hanya akan meminta data pribadi seperti KTP dan NPWP.