Panduan Memilih Tempat Tidur Bayi yang Baik

Sebelum sang buah hati lahir, sebagai orang tua kalian harus mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk tempat tidur bayi baru lahir. Perlu diketahui, bayi yang baru lahir bisa menghabiskan 16 jam sehari hanya untuk tidur. Tentu saja, kenyamanan harus diutamakan, tanpa mengesampingkan keamanan. Oleh karena itu, kalian harus tahu tips-tips yang tepat dalam memilih tempat tidur untuk sang buah hati.

Tips Memilih Tempat Tidur Bayi

Ada berbagai macam tempat tidur untuk bayi yang bisa kalian beli. Meski banyak orang tua yang memilih menidurkan sang buah hati di ranjang mereka, namun tak ada salahnya jika membelikan tempat tidur khusus bayi demi kenyamanan dan keamanan. Berikut beberapa tips yang perlu dipertimbangkan dalam memilih yang terbaik:

  1. Ukuran

Hal pertama yang harus kalian pertimbangkan adalah ukuran. Pastikan kalian memilih ukuran yang sesuai dengan si kecil. Pasalnya, ada berbagai macam pilihan ukuran untuk tempat tidur khusus bayi yang dijual di pasaran. Jika memungkinkan, bahkan kalian juga bisa membuatnya sendiri.

  1. Bahan Material

Selain ukuran, bahan material juga menjadi pertimbangan. Pastikan bahan yang digunakan aman & tidak membahayakan si kecil. Stainless menjadi pilihan yang baik karena tahan karat. Di sisi lain, sebaiknya menghindari bahan besi karena bisa berkarat. Kadang, tempat tidur khusus bayi terbuat dari kayu. Namun pastikan kayunya kuat dan tidak mudah keropos. Jika dicat, pastikan catnya tidak mudah mengelupas dan aman karena setiap hari terjangkau oleh bayi.

  1. Kuat

Demi keamanan, pastikan tempat tidur bayi yang ingin dibeli benar-benar kuat dan kokoh. Apapun bahannya, tak ada salahnya untuk mengecek dan bahkan mengetesnya. Misalnya adalah dengan mendorong dan menggoyang-goyangkannya. Jangan sampai karena keteledoran tidak mengecek justru membahayakan untuk si kecil pada nantinya.

  1. Model Pagar Pembatas

Sekarang, banyak ranjang bayi yang didesain dengan model pagar pembatas yang memungkinkan kalian untuk membukanya. Biasanya pagar pembatas ini mirip pintu tarik. Sebaiknya, hindari model ranjang yang seperti ini karena untuk memastikan kemanan bayi. Jadi, sebaiknya pilih ranjang yang semua sisi dan sudutnya tertutup agar si kecil tidak terjatuh karena aktif bergerak terus.

  1. Terali

Terali juga menjadi perhatian khusus dalam memilih ranjang untuk bayi. Di sini, sebaiknya jangan memilih tempat tidur khusus bayi dengan terali yang renggang. Jarang antar terali seharusnya hanya 6 cm atau lebih dekat. Jika terlalu renggang, kepala, tangan dan bagian tubuh lain bisa terjepit dan ini sangat membahayakan.

  1. Kualitas Kasur

Berbicara tentang tempat tidur untuk bayi tak bisa lepas dengan kasur bayi. Artinya, kalian harus memperhatikan kualitas kasur saat membeli ranjang bayi tersebut. Di sini, pastikan kasurnya memiliki kualitas yang baik. Jika ada, pilihlah kasur bayi yang tahan air sehingga tidak perlu khawatir jika se kecil sering ngompol. Untuk teksturnya, sebaiknya hindari kasur yang terlalu empuk karena justru membahayakan bayi di mana kepalanya bisa tenggelam ke dalam kasur.

  1. Kelambu

Kadang, tempat tidur bayi masih perlu pelindung tambahan berupa kelambu. Ya, kelambu merupakan pelindung dari nyamuk atau serangga lain. Dengan memasang kelambu, maka si kecil bisa tidur dengan aman dan nyaman. Ada beberapa ranjang bayi yang sudah sepaket dengan kelambunya. Anda bisa mempertimbangkan ini karena bahaya nyamuk bisa mengancam kapan saja.